Kuliner

Cara Membuat Roti Panada Isi Sambal Andaliman

Ditulis oleh Bu Guru Siti

Pulang mengikuti Talkshow di Almond Zucchini Cooking Studio Jakarta Selatan, langsung ilmunya dipraktekkan.  Alhamdulillah sudah membuahkan hasil. Saya uji coba bikin roti Panada isi sambal Andaliman. Mau coba?

Ini acara kedua dari Yayasan DR Sjahrir yang bunda hadiri. Yang pertama, bunda datang pada acara yang membahas tentang Pelestarian Hutan Secara Kerkelanjutan, dan acara yang kedua kali ini,  mengambil tema “Andaliman Cita Rasa Danau Toba”.

Pagi hari pukul 08.00 WITA Bunda sudah sampai di Almond Zucchini, acara belum dimulai. Akhirnya kami para tamu undangan dipersilahkan untuk ngopi-ngopi syantik dulu sambil saling menyapa sesama blogger, dan sambil mengamati tempat sekeliling.

Di tengah keramaian acara ini, ada seorang laki-laki yang hampir semua tamu undangan disapanya dengan sangat akrab. Beliau adalah Marandus Sirait yang dalam acara talkshow Rempah Andaliman ini, memperkenalkan Andaliman sebagai bumbu masak andalan orang Batak.ima

Keesokan harinya, Bunda pun coba-coba membuat Roti Panada yang isinya campuran ikan tongkol, soun, daun bawang dan sambal Andaliman, dan ternyata luar biasa enaknya.

Ada rasa pedas dikit, dan Sambal Andalimannya seperti ada rasa jeruk limau yang sangat wangi dan segar rasanya.

Ada rasa pedas dikit, dan Sambal Andalimannya seperti ada rasa jeruk limau yang sangat wangi dan segar rasanya.

Narasumber yang tampil di Talkshow YDS (foto: dok YDS)

Narasumber yang tampil di Talkshow YDS (foto: dok YDS)

Berikut ini Bunda ingin berbagi resep dari Panada yang isinya campuran Sambal Andaliman.

Anda sekalian bisa mengikuti “tutorial” berupa video Youtube saya :

  Cara Membuat Roti Panada Isi Sambal Andaliman

Nah…guys, ini dia resepnya.

PANADA ISI SAMBAL ANDALIMAN

Kulit Panada:

  • ½ Kg tepung terigu
  • ½ sdt ragi
  • 2 sdm gula pasir
  • 2 sdm mentega
  • 1 butir telur ayam
  • 300 cc air hangat.

Isi Panada:

  • 10 iris Ikan cakalang atau ikan tongkol dihaluskan
  • 1 bks kecil soun direndam lalu dipotong memakai gunting
  • 5 batang daun bawang dicuci bersih lalu diiris halus
  • ½ sdt Andaliman biji
  • 2 sdm Sambal Botol Andaliman
  • ½ sdt tumbar
  • 3 biji cabe rawit orange
  • 3 siung bawang putih
  • 3 siung bawang merah
  • 150 cc air
  • 3 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat Kulit Panada:

  • Tepung, ragi, gula pasir, mentega, telur diaduk sampai rata di dalam baskom plastik, disarankan untuk memakai kaos tangan plastik
  • Setelah diaduk rata, turunkan air hangat lalu diuleni sampai rata
  • Diamkan selama 30 menit sampai mengembang

Cara Membuat Isi Panada:

  • Andaliman biji, tumbar, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, dihaluskan
  • Bumbu yang sudah dihaluskan ditumis, setelah wangi turunkan daun bawang dan Sambal Andaliman
  • Setelah harum, turunkan air, ikan dan soun lalu aduk
  • Setelah matang, angkat lalu dinginkan
  • Adonan yang sudah gembang, diambil lalu dipipihkan dan diisi dengan isi yang sudah ditumis
  • Tutup lalu pinggiran panada dipelintir
  • Diamkan selama 30 menit sampai ngembang
  • Setelah ngembang digoreng dengan api sedang.

Nah….selamat mencoba.

Sekilas Tentang Panada

Panada berasal dari Spanyol/Portugis yang bahan dasarnya adalah roti, lalu masuk ke daerah Minahasa Sulawesi Utara beberapa abad yang lalu. Tekstur Panada ini sekilas menyerupai pastel. Hanya saja isinya agak berbeda. Pastel memakai isi sayur, sedangkan panada isi ikan tongkol atau ikan cakalang yang rasanya agak pedas.

Panada konon sudah ada sejak Tanah Minahasa dijajah oleh Portugis. Bangsa Portugis menyebut panada dengan empada. Oleh rakyat Minahasa, panada isinya ditambahkan denga isi ikan dengan rempah-rempah khas nusantara, sehingga panada sesuai dengan lidah orang Indonesia.

Sementara itu, Andaliman yang saya gunakan sebagai isi rote Panada adalah rempah asli pinggiran Danau Toba yang jenis tumbuhannya termasuk jenis tumbuhan suku jeruk-jerukan.

Andaliman juga sering disebut Merica Batak yang Bahasa latinnya adalah Zanthoxylum. Andaliman ini bentuknya mirip dengan bumbu biji merica, yang sering ditemukan di pasar-pasar tradisional di daerah Batak.

Marandus Sirait memperkenalkan semua produk makanannya yang terbuat dari rempah khas batak yaitu Andaliman.

Nah…dari sinilah timbul pertanyaan dari benak Bunda, apakah bisa kue atau masakan lain selain yang dipamerkan oleh Marandus Sirait?

Acara ini dikemas sangat baik, serasa sangat akrab dan sangat menyenangkan, ditambah dengan ruangan yang dingin dan nyaman.

Sambil ngopi dan berbincang-bincang sesama tamu undangan, Bunda juga mendatangi boot-boot yang sudah disiapkan dari pagi, dan ternyata boot-boot tersebut merupakan pameran mini yang berisikan bumbu-bumbu dan makanan produk Andaliman dari pinggiran Danau Toba.

Sambal Andaliman untuk isi roti Panada buatan saya (foto : Bunda Sitti Rabiah)

Sambal Andaliman untuk isi roti Panada buatan saya (foto : dok Ulihape)

Dalam acara ini, para blogger berkumpul atas undangan Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) untuk memperkenalkan bumbu masak Andaliman dari Danau Toba, Sumatera Utara. Bahkan ada tanaman Andaliman yang di dalam pot bunga, sengaja dibawa langsung dari Medan.

Wah….sangat terlihat sejuk di mata dan jadi bahan perhatian dari para tamu undangan, yang terdiri dari awak media dan para blogger. Mantap banget nih acaranya.

Memang menurut saya hebat sekali Yayasan Doktor Sjahrir ini yang menyelenggarakan acara talkshow. Selalu mengangkat persoalan tentang kekayaan alam Indonesia. Bunda sendiri merasa sangat bangga terhadap YDS yang Bunda baru kenal beberapa bulan belakangan ini.

Menjelang pukul 10.00 WIB acara talkshow dimulai. Seperti biasa yang MC adalah Amril Taufik Gobel, yang merupakan mantan Vice President Asean Bloggers chapter Indonesia.

Sebelum acara dimulai Daeng Amril mempersilahkan pada tamu undangan untuk melihat tayangan video di infokus yang sudah disiapkan. Di video ini memperlihatkan tentang tanaman Andaliman, yang merupakan pembahasan utama talkshow kali ini.

Pemaparan pertama dalam acara ini, yaitu dari ibu Dr. Amanda Katili Niode, Manager The Climate Reality Indonesia.

foto dok YDS

foto dok YDS

Dalam sambutannya Amanda Katili seperti biasa, menyampaikan sejarah YDS ini kepada para tamu-tamunya. Dan semenjak pagi di awal kedatangannya, ibu yang berparas cantik itu, sudah terlebih dahulu menyapa para tamu-tamunya. Dalam pemarannya, beliau menyinggung kembali tentang YDS.

Amanda Katili mengatakan, Yayasan Doktor Sjahrir YDS) yang diketuai oleh istri almarhum Doktor Sjahrir yaitu Dr. Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, beliau adalah seorang doctor di bidang Antropologi yang kelahiran tahun 1950, yang berarti beliau sekarang ini sudah berusia 69 tahun.

Hanya saja Bunda sebagai blogger menyayangkan karena kesibukannya, beliau belum pernah hadir di acara talkshow yang diadakan oleh YDS yang kali kedua diadakan di tempat ini, sehingga Bunda belum kenal beliau secara langsung.

Semenjak suaminya meninggal dunia yaitu Dr. Sjahrir (anggota Dewan Pertimbngan Presiden bidang Ekonomi periode 2007-2009), Yayasan ini dilanjutkan oleh beliau. Yayasan ini merupakan yayasan nirlaba yang menurut sejarahnya, Yayasan ini bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan.

Di akhir sambutannya Amanda Katili mengatakan Beliau sangat berterima kasih kepada para awak media dan khususnya para blogger yang sangat membantu menyebarluaskan acara tersebut.

Pemaparan selanjutnya, Daeng Amril mempersilahkan Dr. Wan Hidayati, M.Si. Beliau adalah Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara. Hidayati sebelum mulai pemaparannya, terlebih dahulu memperlihatkan video yang melalui infokus tentang Pariwisata, keadaan tanah di Sumatera Utara yang berkaitan dengan bumbu masak Andaliman.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara, Wan Hidayati (dok YDS)

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara, Wan Hidayati (dok YDS)

Hidayati mengatakan bahwa di Sumatera Utara ada sekitar 10 destinasi yang sangat indah untuk dikunjungi, sekaligus termasuk 10 destinasi pariwisata perioritas di Indonesia.

Sementara itu ada 4 kejadian historical daerah ini, yaitu:

  1. Ada letusan Turbo Hino
  2. Super Volcanic Clay
  3. Super Yoghurt Culture Heritage
  4. Super Bionik Biodiversity

Terjadinya letusan yang sangat murni, maka terjadi kawah-kawah ditambah dengan seringnya terjadi hujan samosir, maka terjadilah Pulau Samosir. Dan hasil letusan supervolcano, yang salah satunya terjadinya Danau Toba yang merupakan danau Super Beautiful Landscape.

Nah…dari danau Toba inilah tumbuh tanaman Andaliman. Demikian sekilas reportase dan tutorial pembuatan Roti Panada racikan saya. Semoga bermanfaat. Salam.

Bunda Sitti Rabiah

Di bawah ini ada berbagai produk berbahan Andaliman:

 

Tentang Penulis

Bu Guru Siti

Seorang ibu, juga seorang guru yang berusaha semaksimal mungkin mendedikasikan diri untuk mendidik putera-puteri Indonesia sepenuh hati dan menjaga sepenuh jiwa.

Berikan sebuah komentar