Profil

Suka Duka Sebagai Guru Sertifikasi

GURU SERTIFIKASI (foto dok pribadi)
GURU SERTIFIKASI (foto dok pribadi)
Ditulis oleh Bu Guru Siti

Angin segar bagi guru sertifikasi. Presiden Joko Widodo berjanji agar dana sertifikasi guru tepat waktu. Sesuai jumlah dan jadual pencairan. Jangan dibikin ribet dan jangan dibikin bulet.

Jokowi meminta agar prosedur pencairan dana sertifikasi, disederhanakan.

“Saya tidak akan menghentikan dana sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru. Bayar tepat waktu, karena negara sudah mengalokasikan dana untuk itu. Jangan lagi ruwet-ruwet, bulat-bulat tapi disederhanakan,” kata Presiden Jokowi. Semoga menjadi perhatian di daerah.

Guru-guru dari perwakilan PGRI Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi (dok pribadi)

Guru-guru yang tergabung dalam IGTK PGRI Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Hari Guru di Stadion Patriot Candrabagha (dok pribadi)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sendiri pada Sabtu (2/11/2017) silam, datang menghadiri acara peringatan HUT ke-72 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2017 di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 38 ribu guru se-Indonesia diundang dalam acara ini.

Ketua Umum PGRI, Unifah Rasyidi kepada CNN Indonesia di lokasi, ada 38 ribu guru yang hadir di Stadion Patriot Candrabagha Bekasi. “Di sini di stadion, ada yang belum bisa masuk ke sini. Kawan-kawan dari Bali bahkan membatalkan ke sini akibat tertunda (penerbangan). Semuanya antusias bertemu Bapak Presiden,” ujar Unifah Rasyidi.

Foto dok pribadi

Foto dok pribadi

Dimana Stadion Bekasi?

Sehabis sholat Subuh, saya sudah meninggalkan rumah di Bekasi. Sebelum menuju stadion Patriot Candrabagha, terlebih dahulu mendatangi sekolah teman guru (Ibu Karti, S.Pd, Kepala Sekolah TK Pelangi Mustika) di daerah Kecamatan Mustikajaya.

Masih pagi-pagi sudah antre di pintu Stadion Patriot Candrabagha, Kota Bekasi untuk hadir di acara Hari Guru (foto dok pribadi)

Masih pagi-pagi saya sudah antre di pintu Stadion Patriot Candrabagha, Kota Bekasi untuk hadir di acara Hari Guru (foto dok pribadi)

Beliaulah yang mengkoordinir undangan dan Snack untuk bekal ke stadion. Sempat bingung melihat tulisan yang tertera di undangan sebab ada nama Stadion Candrabagha.

Kebetulanada juga komplek perumahan bernama Chandrabagha. Apa iya acara tingkat nasional dan dihadiri langsung Presiden Jokowi, digelar di daerah perumahan.

Dalam perjalanan menuju tempat acara akhirnya baru bisa terjawab. Di stadion megah yang baru dibangun di tengah kota Bekasi, sudah ramai oleh kumpulan orang yang berseragam PGRI yakni batik khusus kombinasi hitam putih.

Rupanya di sini tempat acara tersebut dan baru tahu stadion ini  ternyata bernama Stadion Patriot Candrabagha. Saya hanya tahu Stadion Bekasi hahaha….

Jokowi sendiri baru tiba di Stadion Patriot Bekasi pukul 08.30 WIB. Seperti para guru yang hadir, Jokowi turut mengenakan seragam PGRI yang didominasi warna putih.

Selain Jokowi memberikan sambutan, Unifah Rasyidi sebagai Ketua Umum PGRI juga menyampaikan aspirasi guru dalam sambutannya. Salah satunya tentang kesejahteraan guru.

“Kami minta pada Presiden, agar guru mendapat tunjangan profesi dibayar tepat waktu dan tepat jumlah. Kami menyambut rencana baik pemerintah, mengisi kekosongan guru secara bertahap,” kata Unifah.

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Usai menghadiri acara HUT ke-72 PGRI, Jokowi meresmikan renovasi Lapangan Hoki, Lapangan Sepakbola ABC, Lapangan Panahan, dan Stadion Renang (Aquatic) di Lapangan Hoko Gelora Bung Karno Jakarta.

Tim Guruku dari kiri ke kanan: Ibu Yayuk Pujiastuti, Ita Rosita dan saya (foto dok pribadi)

Tim Guruku dari kiri ke kanan: Ibu Yayuk Pujiastuti, Ita Rosita dan saya (foto dok pribadi)

Perjuangan Menunggu Pencairan

Untuk mendapatkan pencairan dana sebagai guru sertifikasi memang penuh perjuangan. Sama beratnya saat mengikuti ujian untuk mendapatkan predikat sebagai sertifikasi guru yang harus saya jalani selama sebulan penuh di Kota Bandung.

Saya berstatus sebagai guru sertifikasi sejak 2011 dari kategori guru Taman Kanak-kanak (TK).

Selama ini pencairan dilakukan sekali dalam 6 (enam) bulan. Dan rencananya mulai semester yang akan datang (2018), dibayarkan sekali dalam 3 (tiga) bulan.

Yang semula belum turun dana sertifikasi di wilayah kecamatan saya, ada guru 15 orang di satu kecamatan di kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Namun mereka sudah menerima pencairan bulan Agustus 2017.

Jumlah guru sertifikasi cukup banyak. Sementara selama jangka satu tahun baru turun dananya. Alasannya karena kendala teknis di Kemendiknas.

Untuk mendapatkan dana sertifikasi guru, dilakukan verifikasi melalui Uji Kompetensi Guru (UKG).

Uji kompetensi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana keaktifan guru yang bersangkutan.

Yang terakhir dana  sertifikasi satu tahun baru turun.

Besarnya dana sertifikasi guru TK per orang sebesar Rp 1,2 juta perbulan yang diterima pertiga bulan atau per triwulan.

Selain menerima dana sertifikasi, guru juga menerima dana tambahan berupa dana inpassing atau tunjangan profesi bagi yang sudah mendapat SK Inpassing.

Narsis di ruang rapat paripurna gedung DPR RI Senayan Jakarta dalam satu kunjungan (foto Rahab Ganendra)

Narsis di ruang rapat paripurna gedung DPR RI Senayan Jakarta dalam satu kunjungan (foto Rahab Ganendra)

Menjalani Ujian Sertifikasi

Sertifikasi ini diikuti guru TK sampai SMA. Tujuan sertifikasi untuk menguji kompetensinya sebagai guru profesional dan berkompetensi.

Dimulai dengan PLPG selama satu bulan. Persyaratan minimal lulus S1, punya NUPTK (Nomor Unit Pendidik Tenaga Kependidikan), sudah mengabdi minimal selama 2 tahun.

Yang diujikan di pelatihan antara lain pengetahuan khusus mengenai pendidikan anak usia dini, kreativitas dan lain-lain.

Selama ini, ujian sertifikasi guru dilakukan di Bandung, Jawa Barat dan juga disebar di beberapa tempat antara lain di Lembang, Sarijadi dan Tangerang Provinsi Banten.

Masih sempat selfie di stadion sebelum Presiden Jokowi tiba di panggung upacara (foto : dok pribadi)

Sementara itu bagi guru TK, juga mengikuti proses pendataan Verval (Verifikasi Validasi) sebagai guru pembelajar.

Pendataan Verval ini dilakukan di masing-masing UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) tingkat kecamatan.

Antara lain kepada kepala sekolah dan guru-gurunya, apakah masih aktif mengajar sampai sekarang? Apakah ada minat untuk kuliah lagi?

Jika sudah lolos Verval, siap-siap lagi ujian kompetensi UKG yang digelar setiap tahun.

Sedikitnya ada 34 guru bermasalah untuk proses Verval. Ini karena pengaruh sistem yang ada di Kemendiknas. Mereka rata-rata kepala sekolah.

Yang bermasalah pada proses Verval tahun 2017 ini — antara lain nama mereka tidak muncul di komputer — akan diikutkan untuk program tahun berikutnya.

Semoga saja janji Jokowi menjadi perhatian pemerintah di daerah. Prosedur pencairan dana sertifikasi, disederhanakan.

“Saya tidak akan menghentikan dana sertifikasi guru dan tunjangan profesi guru. Bayar tepat waktu, karena negara sudah mengalokasikan dana untuk itu. Jangan lagi ruwet-ruwet, bulat-bulat tapi disederhanakan,” kata Presiden Jokowi.

Sekali lagi semoga perintah Jokowi ini menjadi perhatian di daerah. Salam (Sitti Rabiah)

Ibu AKP Suswanti, Kanit Dikyasa Polres Metro Kota Bekasi bergambar bersama kepala TK dan tim guru (foto dok TK & PAUD Mutiara Al-Falah)

Ibu AKP Suswanti, Kanit Dikyasa Polres Metro Kota Bekasi bergambar bersama kepala TK dan tim guru (foto dok TK & PAUD Mutiara Al-Falah)

 

Tim guru sedang melatih anak murid dalam kegiatan bola keranjang (foto dok pribadi)

Tim guru sedang melatih anak murid dalam kegiatan bola keranjang (foto dok pribadi)

Tentang Penulis

Bu Guru Siti

Seorang ibu, juga seorang guru yang berusaha semaksimal mungkin mendedikasikan diri untuk mendidik putera-puteri Indonesia sepenuh hati dan menjaga sepenuh jiwa.

Berikan sebuah komentar